Pages

ShareThis

Senin, 09 Januari 2012

Retorika Perang AS Tiru Gaya Nazi

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

[imagetag]

Quote:

Seorang profesor Amerika Serikat mengatakan, tuduhan palsu AS mengenai program nuklir Iran sangat mirip dengan modus operandi menteri propaganda Nazi Joseph Goebbels.

Tuduhan tak berdasar dan ancaman yang didengungkan oleh neokonservatif AS dan Zionis terhadap Iran sedang meningkat, intensitas seperti ini untuk membuat isu tersebut terdengar benar, kata Lawrence Davidson, penulis dan profesor sejarah di West Chester University seperti dikutip Press TV pada Senin (8/1).


Dia mengacu pada ucapan populer Goebbels bahwa "Jika Anda mengatakan sebuah kebohongan dengan suara lantang dan terus mengulanginya, orang-orang biasanya akan percaya." Ditambahkannya, Goebbels juga percaya itu sangat penting bagi negara untuk menggunakan semua kekuasaannya guna menindas kebenaran.


Sebagai contoh, jelas Davidson, Washington mengabaikan kesimpulan National Intelligence Estimates mengenai program nuklir Iran.


Dalam dua laporan terpisah pada tahun 2007 dan 2011, National Intelligence Estimates AS secara tegas menyatakan tidak ada bukti konklusif bahwa ada aspek militer dalam program nuklir Iran.


AS dan Israel berulang kali mengancam Iran dengan opsi serangan militer, didasarkan pada dugaan bahwa program nuklir Tehran memiliki aspek militer rahasia.

http://redir.cafeiklan.com/bCIOeUjs


"Jika Anda mengatakan sebuah kebohongan dengan suara lantang dan terus mengulanginya, orang-orang biasanya akan percaya."
wkwkwkw

Nanuy02 10 Jan, 2012

Mr. X 10 Jan, 2012


-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/retorika-perang-as-tiru-gaya-nazi.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.