Pages

ShareThis

Senin, 02 Januari 2012

Samoa dan Tokelau Sehari Lebih Awal Rayakan Tahun Baru

[imagetag]
Quote:

Senin, 02/01/2012 | 11:03 WIB

APIA - Sorak-sorai meledak di jalan-jalan Samoa dan Tokelau. Dua negara pulau nan mungil di tengah Pasifik Selatan itu, warganya menjadi yang pertama di dunia yang merayakan Tahun Baru 2012.

Dua negara ini memutuskan pindah zona waktu dari sebelumnya mengikuti zona barat Amerika Serikat, ke zona sebelah timur, mengikuti Selandia Baru dan Australia. Menyusul pemindahan zona waktu negeri itu, mereka terpaksa menghapus satu hari dalam penanggalan tahun 2011, yakni Jumat 30 Desember 2011.

Perdana Menteri Samoa, Tuilaepa Sailele Malielegaoi, menyatakan langkah itu memperkuat hubungan dagang dan ekonomi dengan Australia, Selandia Baru dan Asia. Soalnya perubahan zona waktu itu, juga akan menghilangkan kebingungan yang sering terjadi, baik pada orang

Seperti banyak negara pulau Pasifik, lebih banyak orang Samoa yang menetap di luar negeri dibanding tinggal di kepulauan itu. Sekitar 180.000 warga Samoa tinggal di Selandia Baru, 15.000 di Australia, dan puluhan ribu di AS.

Perayaan menyambut hari baru itu dilakukan hampir 2 X 24 jam. Pesta pora di pinggir pantai samudera pasifik digelar hingga tumpah ke jalan. Warga Samoa dan para wisatawan berkerumun dan bersulang di awal tahun baru. "Semua orang senang sekarang," kata Mao Visita, yang sedang merayakan awal tahun baru di Hotel Aggie Grey populer di ibukota, Apia.

TRADISI UNIK

Merayakan pergantian tahun memang tak selalu identik dengan pesta kembang api, makan-makan bersama keluarga, atau pesta heboh di sebuah restoran. Di banyak negara, perayaan Tahun Baru selalu diwarnai tradisi unik.

Di sejumlah negara di Amerika Tengah dan Selatan, termasuk Venezuela dan Brasil, misalnya, perayaan Tahun Baru diwarnai dengan dress code pakaian berwarna cerah. Kostum ini dipercaya membawa keberuntungan. Pakaian yang cerah berarti masa depan cerah. Pakaian merah adalah simbol cinta, sedangkan kuning adalah simbol keberuntungan berupa materi atau uang.

Warga Denmark punya tradisi saling melemparkan piring atau barang pecah belah. Mereka saling melemparkannya ke tetangga dan setelah itu membersihkan pecahannya. Semakin banyak pecahan yang diperoleh artinya si penerima pecahan akan mendapat teman yang banyak.

Di Belarus, wanita yang belum menikah akan melakukan tradisi saat pergantian tahun agar segera bertemu pasangannya. Setiap wanita berdiri di dekat tumpukan jagung yang berada di kandang ayam. Siapa yang tumpukan jagungnya pertama kali didekati oleh ayam, maka dialah pemenangnya. Pemenang dipercaya akan segera mendapatkan pasangan.

Merayakan Tahun Baru tidaklah harus dengan orang yang masih hidup, itulah yang dilakukan masyarakat Talca, Cile. Mereka akan berkumpul di pekuburan untuk merayakan pergantian tahun dan seolah membangunkan kerabat yang sudah tiada untuk ikut serta merayakannya. Hal tersebut dipercaya merupakan cara menunjukkan cinta kepada orang-orang yang sudah tiada.

Di Jerman dan Austria, masyarakat yang berada di rumah ketika malam pergantian tahun umumnya menonton drama berjudul Dinner for One. Komedi yang dibuat tahun 1963 ini menceritakan seorang wanita Inggris berusia 90 tahun yang tengah merayakan ulang tahunnya. Komedi berdurasi 18 menit tersebut sebenarnya tidak ada hubungannya dengan momen perayaan Tahun Baru. Penonton menyukai komedi tersebut karena adanya unsur hiburan klasik yang terdapat di dalamnya. tmp
Sumbernya
======================================

ane penasaran, kalo di China yang jamnya 'disamakan', padahal waktu pergerakan mataharinya saling berbeda di setiap wilayah daratan. Terus ngerayain tahun barunya gimana ya? Padahal ujung timur dan barat terpaut jauh tu waktu mataharinya, tapi dengan waktu "jam" yang disamakan

sanobayu 03 Jan, 2012

Mr. X 03 Jan, 2012
-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/samoa-dan-tokelau-sehari-lebih-awal.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.