Pages

ShareThis

Jumat, 06 Januari 2012

TNI Cegat Jet PNG, Menlu Klarifikasi

Protes dilayangkan PM Papua New Guinea (PNG) Peter O'Neil kepada Indonesia. Jet yang membawa Wakil PM PNG Belden Namah dicegat TNI AU. Namun Menlu Marty Natalegawa mengklarifikasi tindakan yang dilakukan TNI AU hanya pengidentifikasian.

Peter O'Neil bahkan telah mengancam akan mengusir Dubes RI Andreas Sitepu dari Port Moresby akibat insiden tersebut. Jet Belden Namah yang melintasi wilayah Indonesia saat pulang dari Malaysia menyatakan jet temput TNI AU bertindak agresif dengan maksud untuk mengintimidasi.

"TNI AU melakukan pengidentifikasian pesawat asing yang membawa Wakil PM PNG Belden Namah saat melintas di wilayah udara Indonesia pada 29 November 2011. Intersepsi itu telah sesuai dengan prosedur yang berlaku di Indonesia serta negara lain pada umumnya," sebut Kemenlu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (6/1).

Dijelaskan Kemenlu, tindakan yang diambil oleh Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) adalah melakukan identifikasi elektronik dengan radar dan identifikasi visual dengan cara intersepsi sesuai prosedur standar.

Hal itu dilakukan karena terdapat perbedaan data antara flight clearance yang dimiliki Kohanudnas dan hasil tangkapan radar bandara maupun radar Kohanudnas.

"Menlu Marty Natalegawa telah memanggil Dubes PNG di Jakarta Peter Ila untuk menyampaikan penjelasan terkait permasalahan teknis dalam izin penerbangan pesawat tersebut. Tindakan pengidentifikasian tidak membahayakan jet PNG," sebut Kemenlu.

by: centroone
:iloveindonesias

kaijomaru 07 Jan, 2012

Mr. X 07 Jan, 2012


-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/tni-cegat-jet-png-menlu-klarifikasi.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.