Pages

ShareThis

Rabu, 04 Januari 2012

Wali Kota: Tarik Permen Mengandung Bahan Narkoba

[imagetag]

Permen magic pop yang diduga mengandung amphetamine

Quote:

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin meminta permen Magic Pops yang diduga mengandung zat amphetamine sebagai salah satu bangan pembuat sabu-sabu dan ekstasi ditarik dari pasaran di Makassar.

"Kita harus bersama-sama menghentikan peredarannya sambil menunggu hasil uji laboratorium instansi berwenang. Kalau sampai betul mengandung zat narkoba sangat berbahaya bagi anak-anak kita," ujar Ilham di yang ditemui di Wisma Kalla usai bedah bukunya di tempat tersebut, Rabu (4/1/2011).

Sebelumnya, Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Medan menyebutkan, permen Magic Pops yang berasa buah-buahan diduga mengandung amphetamin yang bisa membahayakan tubuh.

Sementara Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) juga mengaku kabar serupa dan berkoordinasi dengan BPOM Makassar.

Merujuk pada sejumlah referensi dan penjelasan Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sulsel, Andi Yagkin Padjalangi, amphetamin bisa mengganggu fungsi otak bila disalahgunakan, apalagi bila dikonsumsi anak-anak.

Bisa Ditutup
Ilham menegaskan, pihaknya tidak segan-segan menutup operasional distributor permen tersebut bila tetap mengedarkan barang tersebut.

Dia juga meminta instansi terkait melakukan pengawasan kepada pengecer di tingkat toko maupun warung klontong di permukiman warga.

"Kalau saya, lebih baik kita mencegah dini daripada menjadi korban. Kalau memang hasilnya negatif, baru diperbolehkan lagi dijual," jelas Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel ini.

Ilham mengaku sudah menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Makassar Dr Naisyah Tun Nurainah Azikin MKes untuk memonitor masalah permen tersebut.

Dihubungi terpisah, Naisyah mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPOM Makassar. Namun pihaknya belum memastikan, apakah permen tersebut positif mengandung amphetamin atau tidak.

"Dinas kesehatan sudah berkoordinasi dengan BPOM Makassar dan BPOM Jakarta. Saya baru mengetahui kabar permen itu. Saya sudah hubungi Balai POM Makassar. Hasilnya masih diuji di laboratorium di Jakarta," kata Naisyah.

1erfan 05 Jan, 2012

Mr. X 05 Jan, 2012


-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/wali-kota-tarik-permen-mengandung-bahan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.