Pages

ShareThis

Rabu, 28 Maret 2012

Teknologi "Garis Gol" Ditampik


UEFALogo UEFA

MANCHESTER, KOMPAS.com - Asosiasi Sepak Bola Eropa atau UEFA berniat menampik teknologi ”garis gol” yang akan membantu wasit dalam memutuskan apakah sebuah bola masuk ke gawang atau tidak. Meski nantinya regulator sepak bola dunia, FIFA, memutuskan agar teknologi itu diterapkan, UEFA tidak akan memakainya di ajang Piala Eropa atau Liga Champions.

Menurut Sekretaris Jenderal UEFA Gianni Infantino, pihaknya tetap pada gagasannya sendiri, yaitu menggunakan asisten wasit tambahan yang mengamati dari samping tiang gawang.

Hingga saat ini, kontroversi terkadang muncul di lapangan ketika bola hasil tendangan tidak telak membobol gawang dan menggetarkan jaring lawan. Kecermatan dan wibawa wasit diuji dan dipertaruhkan jika tendangan itu hanya membentur tiang dan memantul cepat di garis atau teramat dekat di garis gawang, lalu meluncur keluar atau ditepis keluar oleh skuad tim bertahan.

Teknologi baru berbasis komputer yang tengah diuji diharapkan bisa mengakhiri persoalan tersebut.

”Kalaupun teknologi itu disetujui pada 2 Juli mendatang, kami akan melihat dulu. Apa yang disetujui, bagaimana alat itu bekerja, apakah akan membuat segala sesuatu menjadi rumit atau tidak,” kata Infantino, Rabu (28/3).

Yang jelas, keputusan menyangkut nasib teknologi garis gol tidak akan berdampak pada penyelenggaraan Piala Eropa 2012. Pasalnya, peluit tanda dimulainya perhelatan kejuaraan sepak bola di antara negara-negara Eropa itu sudah akan ditiup sekitar sebulan sebelumnya.

Sehari sebelum pernyataan Infantino, UEFA telah resmi memilih dan mengumumkan skuad pengadil yang akan membantu 12 wasit utama Piala Eropa. Tepatnya, telah direkrut 68 asisten wasit, asisten wasit cadangan, dan asisten wasit tambahan.

Menurut jadwal, semua tim pengadil akan menjalani kursus penyegaran dan tes fisik selama beberapa hari, mulai akhir April mendatang. (AP/YNS)

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.