Pages

ShareThis

Senin, 14 Mei 2012

BK DPR Belum Jatuhkan Sanksi Soal Kasus Video Porno

Ilustrasi (Foto: okezone)
Ilustrasi (Foto: okezone)

JAKARTA - Badan Kehormatan (BK) DPR telah melakukan penyelidikan kasus video porno mirip anggota DPR. Namun BK belum bisa memastikan sanksi etik yang akan diberikan. 

"Kemarin baru ada rapat informal dengan BK dalam investigasi sementara," kata salah satu anggota Badan Kehormatan (BK)  DPR RI Fahri Hamzah kepada wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (15/05/2012).

Fahri juga mengakui telah mendapat laporan dari staf BK jika video tersebut benar-benar jelas terlihat namun pelaku yang terlibat di dalam video porno itu hanya satu orang.

"Laporan dari staf bahwa gambarnya itu jelas, tapi hanya ada gambar satu orang, yang lain hanya keliatan kakinya. Karena kalau di dalam konsep yang kita dengar, seolah melibatkan lebih satu orang, tapi ini hanya melibatkan satu orang," jelasnya.

BK juga belum dapat memastikan mengenai sanksi etik yang kemungkinan akan diberikan.

"Ini wilayah etiknya dimana, karena boleh jadi dia adalah korban. Di dalam itu yang buat dan menyebarkan itu bisa kena. Di situ ada yang jelas, tapi yang jelas hanya perempuannya, yang laki-laki enggak jelas," terangnya

(crl)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.