Pages

ShareThis

Senin, 07 Mei 2012

Gelar Pertama Buah Sentuhan Di Matteo


IAN KINGTON / AFPStriker Didier Drogba (kiri), kapten John Terry, dan gelandang Frank Lampard mengangkat trofi Piala FA setelah Chelsea menang 2-1 atas Liverpool di partai puncak di Wembley, London, Sabtu (5/5/2012).

LONDON, KOMPAS.com - Skuad veteran Chelsea membayar kepercayaan yang diberikan pelatih sementara Roberto Di Matteo dengan membawa pulang Piala FA ke Stamford Bridge. ”The Blues” yang bermain lebih disiplin dalam bertahan pada era Di Matteo menundukkan Liverpool 2-1 di final Piala FA di Stadion Wembley, London, Sabtu (5/5).

Chelsea dan Di Matteo menghadirkan kejutan demi kejutan sejak mengalahkan Napoli 4-1 di Stamford Bridge yang mengantar The Blues ke perempat final Liga Champions. Chelsea kembali membuat kejutan dengan menyingkirkan tim terbaik dunia Barcelona di semifinal.

Di kompetisi domestik, Chelsea terus tampil konsisten dan menuai gelar pertama musim ini di Piala FA. Mereka konsisten bermain disiplin dalam bertahan dan mencuri gol melalui serangan balik. Taktik ini berjalan mulus di kaki para pemain veteran yang rata-rata di atas 30 tahun.

”Ini luar biasa. Banyak yang menilai kami terlalu tua, masa kami telah lewat dan tidak kompak, tetapi sebagai sebuah tim kami mampu bersatu dan kompak ketika kami terpojok,” ujar kapten Chelsea, John Terry.

Terry, Frank Lampard, Ashley Cole, dan Didier Drogba merupakan pemain-pemain di atas 30 tahun yang kembali dimainkan Di Matteo. Mereka membayar kepercayaan itu dengan merebut Piala FA. Ini kali keempat Chelsea meraih trofi FA.

Didier Drogba, yang kontraknya dengan Chelsea habis pada akhir musim ini, kembali mencetak gol penentu juara. Ini gol keempat Drogba dalam empat kali final Piala FA di Wembley, tiga di antaranya penentu juara.

”Dia pahlawanku. Tidak ada penyerang yang pernah bermain denganku yang mampu mencetak begitu banyak gol penentu di final,” ujar Lampard.

Gol pertama Chelsea dicetak pemain sayap super cepat, Ramires. Pemain tengah asal Brasil ini mengalahkan Jose Enrique yang terlambat dalam transisi dari menyerang ke bertahan. Tendangan Ramires dari sudut sempit membentur kaki kiper ”The Reds”, Pepe Reina, dan melenting masuk ke gawang pada menit ke-11.

Kiper Petr Cech juga brilian dengan menggagalkan gol sundulan Andy Carroll yang belum seluruhnya melintasi garis gawang. Asisten wasit tidak mengesahkan itu sebagai gol karena bola dinilai belum seluruhnya melintasi garis gawang. Sebelumnya, Carroll menyumbang satu gol dan sempat memunculkan asa bagi Liverpool.

Chelsea bisa menutup musim ini dengan gemilang jika menundukkan Bayern Muenchen di final Liga Champions.

(Reuters/AFP/AP/ANG)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.