Pages

ShareThis

Rabu, 23 Mei 2012

Istana Bantah Halangi Proses Hukum Skandal Century

Julian Aldrin Pasha
Julian Aldrin Pasha

JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerahkan sepenuhnya proses hukum untuk mengusut tuntas kasus skandal Century yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga trilliunan rupiah. Pihaknya tidak akan mengintervensi perihal kasus tersebut.

"Beberapa waktu lalu, dua tahun lalu, sudah pernah menjelaskan secara lengkap bahwa proses hukum Century ini diserahkan sepenuhnya pada mekanisme dan proses hukum yang berlaku tanpa ada campur tangan sedikitpun dari pemerintah," ungkap Juru Bicara Presiden SBY, Julian Aldrin Pasha, kepada wartawan di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (23/5/2012).

Dia membantah jika tersendatnya proses hukum Century itu disebabkan ada kekuatan besar yang mencoba untuk menghalanginya. Bagi dia, SBY sudah menegaskan bahwa kasus itu diserahkan sepenuhnya kepada penagak hukum.

"Oleh karena itu, kami kira tidak beralasan kalau kemudian disebutkan ada kekuatan besar. Kami tidak bisa memberikan komentar lebih lanjut karena ini sepenuhnya domain hukum," kata dia.

Bagi dia, kasus Century yang selama ini ditangani oleh penegak hukum sudah tepat. Justru pihaknya, kata Julian, mendukung agar skandal Century diproses oleh penagak hukum yang selama ini menanganinya.

"Ada lembaga yang memang punya kewenangan untuk melakukan proses tersebut tanpa intervensi dari pemerintah," pungkasnya.
(ugo)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.